Analisis Model Teoritis Rembesan Pada Bendungan (Studi Kasus Bendungan Margatiga Lampung)

Authors

  • Setia Prayitno Universitas Lampung
  • Andius Dasa Putra Universitas Lampung
  • Endro P. Wahono Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/rekrjits.v29i2.16

Keywords:

Rembesan; Bendungan Margatiga; Piping; Metode Flownet; Metode Creep line

Abstract

Secara umum teori – teori masalah rembesan/seepage yang kita hadapi di lapangan dipecahkan dengan memakai cara-cara teoritis yang tepat tetapi untuk soal-soal dua dimensi dan keadaan tanah yang homogen/seragam kita dapat memperoleh pemecahan yang cukup tepat dengan memakai hand sketching/flownet atau juga garis freatik dan cara empiris seperti penggunaan metode line/creep line Penelitian ini menganalisa angka aman seepage/piping berapa besar debit rembesan yang terjadi pada tubuh bendungan urugan dan juga pada pondasi bendungan spillway karena debit rembesan yang terjadi diijinkan 1% dari total Q sungainya. Untuk nilai piping pada pondasi bendungan urugan saat Muka Air Normal(MAN) tanpa cut off nilainya 1,88 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB)  nilainya 2,58 < 4 belum aman terhadap bahaya piping namun saat Muka Air Normal(MAN) dengan cut off nilainya 2,97 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 4,08 > 4 Aman terhadap bahaya piping. Untuk nilai piping pada pondasi spillway saat Muka Air Normal(MAN)   tanpa cut off nilainya 1,79 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 2,47 < 4 belum aman terhadap bahaya piping namun saat Muka Air Normal(MAN) dengan cut off nilainya 2,97 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 4,06 > 4 Aman terhadap bahaya piping 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hartomo S. Pengaruh Penambahan Agregat Pasir Terhadap Index Plastisitas Dan Permeabilitas Pada Tanah Timbunan Zona Inti. InSeminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) 2021 Dec 12 (Vol. 1, No. 1).

Setyawati, H: Analisis Rembesan pada Perencanaan Pembangunan Bendung Logung Kabupaten Kudus Jawa Tengah, Universitas Diponegoro, Jawa Tengah, 2008.

Siswanto S, Suprapto S, Sachro SS. Hubungan Antara Elevasi Muka Air Waduk Dan Panjang Lintasan Rembesan Terhadap Debit Rembesan Pada Bendungan Urugan Batu Inti Tegak (Studi Kasus Bendungan Jatibarang). Jurnal Teknik Hidraulik. 2019 Dec 31;10(2).

Laksono RS. Analisa Stabilitas Lereng Dan Rembesan Bendungan Tipe Urugan Pada Bendungan Teritip Balikpapan. KURVA MAHASISWA. 2021 Jan 4;11(1):245-60.

Surendro, B: Mekanika Tanah, Teori Soal dan Penyelesaian, 2014.

Buldan R, Suharyanto S, Sriyana S. Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil. 2021 Aug 5:557-70.

Pranantya PA, Sukiyah E, Utomo EP. Korelasi Nilai Sondir Terhadap Parameter Geoteknik Dan Rembesan Pada Pondasi Tanggul Fase E, Kalibaru, Jakarta Utara. Jurnal Sumber Daya Air. 2018 Dec 13;14(2):73-86.

Suprapto RE, Japarussidik J, Sriyana S, Sadono KW. Penilaian Risiko Bendungan Pelaparado Berbasis Metode Modifikasi ICOLD dan Metode Indeks Risiko. Teknik. 2021;42(2):226-35.

Ardiansyah RH, Sobriyah S, Wahyudi AH. Pengaruh Fluktuasi Muka Air Waduk Terhadap Debit Rembesan Menggunakan Model SEEP/W (Studi Kasus Di Bendungan Benel, Kabupaten Jembrana, Bali). Matriks Teknik Sipil. 2014 Sep 18;2(3).

Fauzi DA, Marsudi S, Cahya EN. Analisa Rembesan Terhadap Terjadinya Piping pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air. 2023 May 15;3(2):151-64.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Prayitno, S., Dasa Putra, A. ., & P. Wahono, E. (2026). Analisis Model Teoritis Rembesan Pada Bendungan (Studi Kasus Bendungan Margatiga Lampung). REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 29(2), 19–25. https://doi.org/10.23960/rekrjits.v29i2.16