Quantity Material Take Off Penulangan Kolom Zona B Gedung Perawatan Bedah Terpadu RSUD Dr.H. Abdul Moeloek dengan Building Information Modelling (BIM)
DOI:
https://doi.org/10.23960/rekrjits.v28i2.76Keywords:
Building information modelling, Revit 2022, tulangan kolom, waste material.Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan volume penulangan kolom antara hasil perhitungan menggunakan Autodesk Revit versi 2022 terhadap metode konvensional serta perencanaan cutting plan dan waste material. Objek pada penelitian ini adalah Zona B Gedung Perawatan Bedah Terpadu RSUD Dr. H. Abdul Moeloek . Berdasarkan hasil pemodelan dan perhitungan yang telah dilakukan, didapatkan hasil metode konvensional lebih besar dari metode berbasis BIM dengan persentase selisih nilai volume penulangan kolom sebesar 6,54 %. Pada perhitungan cutting plan dan waste material didapatkan hasil persentase waste tulangan kolom rata-rata sebesar 9,61%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perhitungan Quantity Material Take Off dan pemodelan elemen struktur menggunakan Revit 2022 dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan menghasilkan hasil yang akurat karena pemodelan yang dilakukan dengan menggunakan Autodesk Revit 2022 dapat meminimalisir double counting serta kesalahan saat perhitungan.
Downloads
References
S. Alhasan, B. Kumar, dan J. V. Thanikal. (2017). Effectiveness of implementing 5D functions of Building information modeling on professions of quantity surveying - A review. Int. J. Civ. Eng. Technol., vol. 8, no. 5, pp. 783–800.
S. I. A. Adji Krisbandono dkk. (2019). Rekomendasi Percepatan Implementasi Building Information Modeling (BIM) Pada Pembangunan Infrastruktur Pupr Pengarah. Pusar Litbang Kebijak. dan Penerapan Teknol.
M. F. Hergunsel. (2011). Benefits of Building Information Modeling. Benefits Build. Inf. Model., no. May, pp. 1136–1145, 2011, [Online]. Available: http://www.wpi.edu/Pubs/ETD/Available/etd-042011135239/unrestricted/MHergunsel_Thesis_BIM.pdf
C. Eastman dkk. (2014). BIM Handbook: A Guide to Building Information Modeling Owners, Managers, Designers, Engineers and Contractors. p. 500.
C. Eastman dkk. (2011). BIM Handbook, a Guide to Building Information Modelling 2nd ed.
M. Abu-Hamd, A. S. Dina, dan M. Mohamed. (2016). Application of 4D and 5D bim in cold-formed steel residential buildings. Proceedings, Annu. Conf. - Can. Soc. Civ. Eng., vol. 4, no. Figure 1, pp. 2599–2608.
S. Sangadji, S. A. Kristiawan, dan I. K. Saputra. (2019). Pengaplikasian Building Information Modeling (BIM) Dalam Desain Bangunan Gedung. Matriks Tek. Sipil, vol. 7, no. 4, pp. 381–386. doi: 10.20961/mateksi.v7i4.38475.
D. Laorent, P. Nugraha, dan J. Budiman. (2019). “Analisa Quantity Take-Off Dengan Menggunakan Autodesk Revit,” vol. 6, no. 1, pp. 1–8. doi: 10.9744/duts.6.1.1-8.
A. N. Hasan dan S. M. Rasheed. (2019). The Benefits of and Challenges to Implement 5D BIM in Construction Industry. Civ. Eng. J., vol. 5, no. 2, p. 412. doi: 10.28991/cej-2019-03091255.
C. A. S. E. S. Tudy dkk. (2021). Analisa Quantity Take Off dan Rencana Anggaran Biaya dengan Metode Building Information Modeling ( BIM). vol. 14, no. 1, pp. 27–31.
K. R. Sutanto, P. Nugraha, dan A. Andi. (2018). Studi Kasus Waste Material Proses Fabrikasi Struktur Baja di Perusahaan EPC (Engineering, Procurement, Construction). J. Tek. Sipil, vol. 25, no. 1, p. 33. doi: 10.5614/jts.2018.25.1.5.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
