Analisis Respons Tegangan Dinding Penahan Tanah Akibat Beban Lateral dan Hidrostatis
DOI:
https://doi.org/10.23960/rekrjits.v30i1.150Keywords:
dinding penahan tanah, tekanan lateral, hidrostatis, Stabilitas, TeganganAbstract
Dinding penahan tanah merupakan struktur yang berfungsi menahan tekanan lateral tanah serta tekanan air yang berpotensi mengganggu stabilitas konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi batas faktor keamanan struktur terhadap beban horizontal dengan mempertimbangkan mutu material beton yang digunakan. Metode yang diterapkan berupa analisis numerik menggunakan perangkat lunak untuk memodelkan distribusi tegangan akibat tekanan tanah lateral dan tekanan hidrostatis. Beban tersebut diaplikasikan pada model struktur, kemudian hasil tegangan disajikan dalam bentuk grafik dan dibandingkan dengan tegangan izin material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan tarik meningkat seiring bertambahnya ketinggian struktur, dengan nilai koefisien determinasi (R²) antara 0,98 hingga 0,99. Tegangan tarik maksimum sebesar 15264,34 kN/m² terjadi akibat tekanan tanah lateral, sedangkan tegangan minimum sebesar 4027,65 kN/m² terjadi pada kombinasi tekanan tanah lateral dan hidrostatis pada ketinggian 13 m. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mutu beton K-500 mampu menahan tekanan tanah lateral hingga ketinggian 8 m, namun masih aman hingga 17 m untuk kombinasi beban. Grafik hubungan tegangan dan tinggi struktur dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam menentukan mutu material secara cepat dan efisien dalam perencanaan.
Downloads
References
Hardiyatmo H.C.: Mekanika Tanah 2. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2018.
Apriani D.W., Hadid M.: Kriteria desain dinding penahan pada tanah campuran. Wahana Teknik Sipil, 24, 2, 2019, 79–88, DOI:10.32497/wahanats.v24i2.1726.
Dermawan A., Alimuddin, Fachruddin S.: Analisis stabilitas dinding penahan tanah. Rona Teknik Pertanian, 15, 2, 2022, DOI:10.17969/rtp.v15i2.27778.
Noviati T.: Perencanaan dinding penahan tanah tipe kantilever. Jurnal Teknik dan Science, 2, 3, 2023, 92–102, DOI:10.56127/jts.v2i3.1181.
Jaelani A., Amran Y., Gumay H.A.: Analisis dinding penahan tanah underpass. JUMATISI, 1, 2, 2020, 81–91, DOI:10.24127/jumatisi.v1i2.3665.
Assiddiqy, et al.: Analisis stabilitas dinding penahan tanah saluran irigasi. Jurnal Komposit, 7, 2, 2023, 195–203, DOI:10.32832/komposit.v7i2.8295.
Hartanto T., Rully: Hilangnya sinergitas masyarakat dengan sungai. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 25, 1, 2020, 41–49, DOI:10.36728/jtsa.v25i2.1074.
Sahfitri P.I.: Finite element analysis pada dinding penahan tanah. Teknosia, 15, 1, 2021, 7–15, DOI:10.33369/teknosia.v1i1.15331.
Tamaela L., Suhudi S., Arifianto A.K.: Analisis stabilitas dinding penahan tanah. eUREKA, 2, 2, 2018, 295–301.
Prawijaya, et al.: Pelaksanaan dinding penahan tanah kantilever. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4, 1, 2024, 50–61, DOI:10.33557/pengabdian.v4i1.2891.
Azmi N.A., Ibrahim S.L., Ibrahim I.: Flood vulnerability and adaptation assessment. Planning Malaysia, 21, 5, 2024, 387–401, DOI:10.21837/pm.v21i29.1378.
Tang L., Cong S., Xing W., Ling X., Geng L., Nie Z., Gan F.: Finite element analysis of lateral earth pressure on sheet pile walls. Engineering Geology, 244, 2018, 146–158, DOI:10.1016/j.enggeo.2018.07.030.
Yang X., Wang J., Liu H.: Passive earth pressure in narrow cohesive–frictional backfills. Computers and Geotechnics, 148, 2022, Article 104806, DOI:10.1016/j.compgeo.2022.104806.
Zhang L., Wang H., Zhao Y.: Numerical simulation of retaining wall behavior. Soil Dynamics and Earthquake Engineering, 132, 2020, Article 106104, DOI:10.1016/j.soildyn.2020.106104.
Chen W., Xu Q., Liu Z.: Experimental and numerical investigation of retaining wall deformation. Journal of Rock Mechanics and Geotechnical Engineering, 13, 5, 2021, 1152–1163, DOI:10.1016/j.jrmge.2021.03.004.
Nasrudin M., Siswoyo: Perencanaan ulang dinding penahan tanah. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Konstruksi, 7, 3, 2019, 227–240, DOI:10.30742/axial.v7i3.779.
Hakim L., Putra P.P., Nurtanto D.: Perkuatan lereng dengan dinding penahan tanah. Bentang, 9, 2, 2021, 115–128, DOI:10.33558/bentang.v9i2.2864.
Hayati S., Putra S.A., Halimatusadiyah: Perencanaan Dinding Penahan Tanah Metode Revetment. Thesis, Sekolah Tinggi Teknologi Dumai, Dumai, 2024.
Chanson H., Bung D.B., Matos J.: Energy Dissipation in Hydraulic Structures. CRC Press, Boca Raton, 2015.
Aldo A., Susilo A.J.: Stabilitas dinding penahan tanah dengan ground anchor. Jurnal Mitra Teknik Sipil, 1, 2, 2018, 149–158, DOI:10.24912/jmts.v2i4.6178.
Ishak, Ruwiyo: Kajian dinding penahan tanah pada tebing sungai. Rang Teknik Journal, 1, 2, 2018, 287–294, DOI:10.31869/rtj.v1i2.773.
Sebastian J., Suhendra A.: Efektivitas dinding penahan tanah. Jurnal Mitra Teknik Sipil, 2, 4, 2019, 203–210, DOI:10.24912/jmts.v2i4.6192.
Fitriyana L., Arbianto R.: Analisa galian metode elemen hingga. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 24, 2, 2019, 33–37, DOI:10.36728/jtsa.v24i2.979.
Badan Standardisasi Nasional: SNI 8460:2017 Persyaratan Perancangan Geoteknik. BSN, Jakarta, 2017.
Badan Standardisasi Nasional: SNI 1727:2020 Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. BSN, Jakarta, 2020.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
