ANALISIS PENGARUH ANOMALI IKLIM TERHADAP CURAH HUJAN DI PROVINSI BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.23960/rekrjits.v24i1.11Kata Kunci:
Anomali iklim, metode fast fourier transform, metode lomb priodogramAbstrak
Provinsi Bengkulu adalah salah satu daerah di Indonesia yang terpengaruh anomali iklim diantaranya adalah bencana banjir dan kekeringan, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui pengaruh anomali iklim terhadap curah hujan di provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daerah yang dominan terpengaruh anomali iklim, Mengetahui perulangan anomali iklim dan kecendrungan pertumbuhan anomali iklim di provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah Metode Fast Fourier Transform dan Lomb Periodogram. Hasil dari analisis ini adalah periode frekuensi dominan adalah Perulangan 2,8035 tahun untuk FFT, sedangkan Lomb periodogram adalah 3,8 – 4,4 tahun. hasil analisis FFT bahwa nilai Amplitudo dari data BMKG adalah 1,2 mm2-3,4 mm2. Untuk data TRMM hasil amplitudo adalah 0,1 mm2 – 0,6 mm2. Dengan metode Lomb Periodogram didapatkan nilai amplitudo 2,5 mm2 – 25 mm2 dari data BMKG. Sedangkan untuk TRMM adalah 0,28 mm2- 0,37 mm2 Kesimpulan dari analisis ini adalah bahwa anomali iklim yang berpengaruh menurut hasil FFT adalah IODM dengan perulangan 2,8035 tahun. untuk hasil dari Lomb Periodogram yang berpengaruh adalah ENSO dengan perulangan 3,8 – 4,4 tahun. disimpulkan pula, daerah dominan terpengaruh anomali iklim menurut data BMKG adalah Kepahiyang, sedangkan untuk TRMM adalah fatmawati dan Pulau Baai. Untuk kecendrungan pertumbuhan Pengaruh anomali Iklim. Bahwa setiap stasiun kecuali fatmawati BMKG punya kecendrungan naik pengaruhnya.
Unduhan
Referensi
Mulyana, E.: Hubungan antara enso dengan variasi curah hujan di Indonesia. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 3(1):1, 2000
Soubeyran, R.: An overview of the roots of civil wars: natural factors and economic conditions. G-MonD Policy Papers, 1 (January), 2013, 1–32
Noya, V.H.P., Rumlawang, F.Y., Lesnussa, Y.A.: Aplikasi transformasi fourier untuk menentukan periode curah hujan (studi kasus: periode curah hujan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku), Jurnal Matematika Integratif 10(2), 2014, 85–94
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
